Senin, 06 Oktober 2014

Keindahan Takdir

Memang bukan sempurna tapi beruntung... 
Dan Dia tidak pernah membiarkan hidupku sepi.... 
Dia selalu mengisi hidupku dengan orang-orang baik yang silih berganti mengisi lembaran demi lembaran hidupku. 
       Kalau berbicara mengenai cinta, cinta mana yang tidak aku punya? Aku memiliki lebih dari sekedar apa yang aku harapkan. Kalau cinta itu kugenggam, sampai aku tak mampu untuk memegangnya dan akan meluber keluar.
       Pacar ?  Aku hanya bisa membalas dengan senyuman. Aku pernah memiliki sahabat yang berjanji tidak akan berpacaran saat kuliah dan sekarang dia berada di negeri dimana impian kami dulu pernah berlabuh, negeri yang memang aku impikan sejak kecil. Iri? Pastinya aku mengalaminya. Karena Engkau telah menjaga sahabatku itu dengan sangat baik dan mengabulkan impiannya. Sahabatku yang dulu telah berani berjanji menjaga dirinya dihadapan dunia yang sekarang,  dan Engkau menjawabnya dengan sangat indah. Dan lebih irinya lagi sahabatku itu bisa berada di samping dia. Dia yang aku kagumi hati dan imannya. Nampaknya janji itu pun telah tertanam dihati ku tanpa aku menyadarinya.
      Dan sekarang aku merasakan kedamaian yang luar biasa. Karena kalau kuingat, memang aku juga selalu dalam penjagaanMu. Engkau selalu melabuhkan cintaku pada sosok yang bisa dikatakan tidak biasa. Dan mereka telah membangun diriku menjadi pribadi yang tidak biasa juga. Bersyukurnya, disaat aku akan menyerah atas rasa sepi, selalu saja ada kejadian yang mengingatkanku tentang Mu. Dan apa yang Kau berikan padaku juga bukan sesuatu yang biasa, yaa itu dinamakan takdir. Takdir itu selalu mengisi kekosongan yang dinamakan "sepi" bagi ku, bahkan mampu  menggantikan sosok dia bagiku. Dan momen takdir itu sangat indah, lebih dari aku memiliki dia disampingku. Mungkin ini caraMu untuk membalas keyakinanku dengan keindahan takdirMu, thanks God.... Kalau boleh ku kutip satu ayat :